JAKARTA- Menteri PANRB Tjahjo Kumolo menghadiri Penandatanganan Perjanjian Kinerja Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Tahun 2020 dengan tema “Pengelolaan Manajemen SDM Aparatur BNPT dalam rangka Mewujudkan Manusia Unggul”, Selasa 28 Januari 2020.

Dalam paparannya Menteri Tjahjo mengatakan, “Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) mulai tahun 2019 dan selanjutnya menjadi pengarusutamaan strategi pembangunan bangsa Indonesia ke depan, hal ini memiliki korelasi yang erat dengan keseriusannya dalam menangani masalah radikalisme di Indonesia”.

Baca Juga: Perangi Terorisme, Deradikalisasi Harus Dilakukan dari Hulu ke Hilir

“Merubah paradigma  Aparatur Sipil Negara (ASN) dari pegawai yang digerakkan oleh aturan, menjadi model SDM Investatif yang berorientasi kepada kinerja merupakan suatu keharusan. Karena itulah, prinsip Human Capital Management, yakni dari perencanaan ASN, rekrutmen dan seleksi, pengembangan kompetensi, penilaian kinerja sampai dengan purna bakti, harus dikembangkan dan dijadikan sebagai kebijakan pembangunan ASN ke depan,” kata Menteri Tjahjo.

Tampak hadir dalam acara tersebut Menko Polhukam Mahfud MD dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, Komjen. Pol. Drs. Suhardi Alius, M.H. (adm)