Jumat 17/1/2020 | 06:00

Perampingan Birokrasi Tidak Sekadar Wacana

JAKARTA – Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemPAN-RB), Dwi Wahyu Atmaji, menegaskan perampingan birokrasi di struk­tur pemerintahan pusat dan daerah tidak sekadar wacana. Saat ini, KemenPAN-RB telah melakukan akselerasi pemeta­an jabatan yang akan dialihkan dari struktural ke fungsional.

“KemenpanRB mengalihkan 141 jabatan eselon III dan IV ke fungsional. Kemudian disederhanakan, sehingga me­nyisakan tiga jabatan eselon III dan IV, dengan rincian sa­tu jabatan eselon III dan dua jabatan eselon IV,” kata dia, di Jakarta, Kamis (16/1).

Tahun 2020, pengalihan jabatan tersebut ditargetkan akan selesai. MenPAN-RB, Tjahjo Kumolo sebelumnya mengatakan, meski penyederhanaan birokrasi dilakukan di seluruh jajaran pemerintahan, ada beberapa jabatan yang tidak bisa dialihkan.

Pengecualian itu dilakukan dengan sejumlah per­syaratan atau fungsi jabatan tersebut. Tjahjo menerang­kan, jabatan yang tidak terkena dampak penyederhanaan adalah yang memiliki tugas dan fungsi sebagai kepala sat­uan kerja dengan kewenangan penggunaan anggaran atau pengguna barang/jasa.

Jabatan lain yang tidak bisa dialihkan adalah memiliki tugas dan fungsi yang berkaitan dengan otoritas, legalisa­si, pengesahan, persetujuan dokumen, atau kewenangan wilayah. “Juga kriteria dan syarat lain yang bersifat khusus berdasarkan usulan masing-masing kementerian/lembaga kepada MenPAN-RB,” kata Tjahjo. eko/E-3

http://www.koran-jakarta.com/perampingan-birokrasi-tidak-sekadar-wacana/