TEMPO.CO, Jakarta- Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (Menpan RB), Tjahjo Kumolo, mengapresiasi kinerja Kepolisian Daerah Metro Jaya yang menyita ratusan kilogram narkotika hanya dalam waktu dua bulan pada 2020. Menurut dia, narkoba merupakan ancaman bangsa Indonesia nomor satu.

“Narkoba adalah musuh pertama bangsa Indonesia. Kedua radikalisme dan ketiga korupsi,” ujar Tjahjo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu, 19 Februari 2020. 

Saat ikut memusnahkan narkotika jenis sabu dengan memasukkan ke dalam mobil tungku BNN, Tjahjo menyatakan, narkotika adalah barang sampah. “Ini barang sampah. Tidak ada gunanya,” ujar dia. 

BacaJuga: Menpan-RB menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Polda Metro Jaya

Polda Metro Jaya memusnahkan narkoba hasil sitaan selama tahun 2020. Narkoba itu antara lain ganja sebanyak 1.343,3 kilogram, sabu 288 kilogram, ekstasi 4.888 butir, psikotropika jenis eximer 1.485 butir serta jenis tramadol 349 Butir.

Barang bukti narkoba tersebut polisi sita dari 36 tersangka, salah satunya adalah Lucinta Luna. Pemusnahan narkoba dipimpin langsung oleh Wakapolri Komisaris Jenderal Gatot Eddy Pramono dan Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Gatot Eddy Pramono. 

Sebelum memusnahkan narkotika dengan cara dibakar, Nana, Gatot, dan Tjahjo sempat ikut menari bersama. Mereka menari tarian Papua di Lapangan Promoter sebagai perayaan pemusnahan ratusan kilogram narkoba itu. 

M JULNIS FIRMANSYAH 
https://metro.tempo.co/read/1309482/menteri-tjahjo-kumolo-sebut-narkoba-musuh-nomor-1-indonesia/full&view=ok