Jakarta- “ASN tugasnya melayani masyarakat, jangan ‘neko-neko’”, demikian disampaikan oleh Tjahjo Kumolo Menteri PANRB dalam Dialog Indonesia Bicara “Reformasi Birokrasi ASN” di Studio IV TVRI Senayan Jakarta, 05/01/21. Acara Indonesia Bicara tersebut membahas “Menuju Reformasi Birokrasi di Indonesia dan dipandu oleh Oki Satrial.

Pemerintah terus berupaya untuk mewujudkan penyederhanaan birokrasi dan juga kecepatan melayani, sesuai arahan Presiden Joko Widodo yang menginginkan adanya upaya pembaharuan dan juga perbaikan system pemerintahan atau Good Gevernance. Pemerintah juga mendorong agar ASN terus melakukan terobosan-terobosan melalui inovasi-inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan maupun pelayanan publik. Dan ternyata minat ASN untuk melakukan inovasi-inovasi cukup besar. Setiap tahun Kementerian PANRB memberikan reward kepada ASN yang memiliki prestasi terbaik, yang disebut dengan Anugerah ASN. Pemberian anugerah ini, menjadi salah satu pemicu semangat ASN untuk terus berkinerja dan melakukan inovasi-inovasi bagi kemajuan pemerintahan dan negara.

Pada dasarnya ASN selalu bekerja dalam koridor peraturan perundang-undangan. Apapun perubahan yang terjadi ASN harus tetap melaksanakan tugasnya dengan baik, memberikan kinerja terbaiknya dalam pelayanan publik. Hal ini karena dalam manajemen ASN menerapkan manajemen kinerja yang mengatur agar ASN terus-menerus berkinerja termasuk dalam situasi pandemi Covid-19, dimana ASN harus bekerja dalam sistem yang berbeda dengan sistem sebelumnya. ASN harus bekerja secara bergantian dari rumah (WFH) dan dari kantor (WFO) serta bekerja dengan sistem shift. ASN memang dituntut untuk profesional dan adaptif.